Pengertian dan Ciri-ciri Disentri

Pengertian dan Ciri-ciri Disentri

Disentri menjadi salah satu penyakit yang cukup umum terjadi di Indonesia. Penyakit yang satu ini oleh masyarakat awam terkadang juga disebut dengan diare. Padahal kedua penyakit tersebut berbeda. Nah, apa itu penyakit disentri? Disentri merupakan  infeksi yang terjadi pada usus yang menyebabkan diare yang dibarengi dengan darah ataupun lendir.

Kurangnya pengetahuan masyarakat akan penyakit disentri yang satu ini  membuat mereka enggan untuk berobat ke rumah sakit, puskesmas, ataupun dokter. Hal ini karena tidak sedikit dari mereka yang mengira bahwa penyakit disentri masih sama dengan diare.

Timbulnya disentri disebabkan oleh beberapa faktor seperti sanitasi yang buruk, keterbatasan air bersih dan lain sebagainya. penyakit disentri disebabkan oleh bakteri dan parasit yang berkembang di sekitar lingkungan yang kotor. Bakteri penyebab disentri adalah Bakteri Shigella yang bisa ditemukan di tinja si penderita.

Selain itu, penyakit disentri yang satu ini juga disebabkan oleh parasit yang disebut dengan Entamoeba histolytica. Disentri yang disebabkan oleh parasit yang satu ini disebut dengan amoeba atau amoebiasis. Nah, penyakit disentri yang satu inilah yang paling umum ditemukan di Indonesia.

Bagi Anda yang belum bisa membedakan antara penyakit disentri dan diare, mungkin Anda bisa mengenal beberapa gejala disentri yang disebabkan oleh bakteri Shigella.

Gejala penyakit disentri ini adalah:

  • Demam

  • Diare yang disertai dengan darah

  • Muntah

  • Mual

  • Kram perut

Pada umumnya, beberapa gejala penyakit disentri tersebut terjadi sekitar 5 hingga 7 hari lamanya.

Baca Juga  Cara Menghilangkan Stres Dengan Cepat

Sedangkan pada disentri yang disebabkan oleh amoeba memiliki gejala tersendiri yakni seperti di bawah ini:

  • Sakit perut
  • Diare disertai darah dan muntah
  • Demam serta menggigil
  • Terasa mual dan muntah
  • Merasakan sakit pada saat buang air besar
  • Rectum mengalami pendarahan
  • Nafsu makan berkurang
  • Berta badan menurun

Apabila Anda menemukan gejala yang seperti itu pada diri Anda ataupun anggota keluarga Anda, segera untuk memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Cara mengatasi disentri yang satu ini pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa cara alami yang bisa Anda lakukan untuk mengobati disentri.

Berikut beberapa cara alami yang bisa Anda lakukan untuk mengobati disentri.

Banyak minum

Disentri menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi. Salah satu langkah pencegahan yang baik ialah dengan banyak minum air putih. Minumlah sedikit demi sedikit akan tetapi dilakukan sesering mungkin. Nah, apabila anak-anak yang menderita disentri, hindari untuk memberikan jus buah ataupun air soda karena hal tersebut bisa memperparah keadaan.

Mengkonsumsi makanan padat

Makanan untuk penderita disentri juga tidak boleh sembarangan. Makanan dengan tekstur yang padat menjadi salah satu makanan yang tepat bagi para penderita. Makanlah sesering mungkin tapi tetap dengan porsi yang kecil. Selain itu, hindari makanan yang pedas, berlemak ataupun makanan  berat.

Oralit

Untuk mengatasi disentri, penderita juga bisa diberikan oralit. Akan tetapi, sebelum memberikan oralit Anda harus mengetahui peraturannya. Pemberian oralit ini hanya boleh dilakukan jika penderita dengan usia anak-anak yang rentan ataupun sedang mengalami dehidrasi serta penderita yang sangat rentan mengalami dehidrasi seperti usia yang lebih dari 60 tahun ke atas.

Memberikan antibiotic

Bagi para penderita disentri yang sudah masuk dalam tahap parah biasanya akan diberikan antibiotic untuk mempercepat kesembuhan. Antibiotic ini harus sesuai dengan resep dokter.

Baca Juga  Cara Menyembuhkan Penyakit Hepatitis B

Disentri merupakan sebuah penyakit yang tidak bisa Anda abaikan begitu saja. perlu ada penanganan yang tepat untuk mengobati penyakit yang satu ini.

Info sehat lainnya:

  • menjelaskan ciri dari diaere disentri

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.