Apa itu Nanah?

Nanah adalah cairan berwarna kuning keputihan atau kuning kehijauan yang disebabkan bakteri. Nanah dapat ditumbulkan karena luka kecil, jerawat, dan bisul.

Pada umumnya, nanah terdiri dari sel darah putih dan bakteri mati yang disebabkan peradangan. Apabila terjadi luka, nanah dapat terbentuk dan perlu dicuci dengan antiseptik.

Baca Juga  Apa itu Nanah? Adakah Fungsi dari Nanah? Cari Tau Disini Jawabnya

Penyebab nanah muncul di tubuh

Nanah adalah cairan berwarna putih kekuningan atau kuning kecokelatan sebagai hasil reaksi sistem imun tubuh Anda ketika melawan infeksi. Infeksi akan menimbulkan nanah ketika bakteri atau jamur masuk ke tubuh Anda melalui kulit yang luka, terhirup dari batuk atau bersin, dan tubuh yang tidak bersih.

Banyak jenis infeksi yang dapat menyebabkan munculnya nanah. Infeksi yang terjadi akibat paparan bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes adalah penyebab nanah yang paling umum.

Cairan nanah mengandung protein dan sel darah putih mati. Bila penumpukan berada pada atau di dekat permukaan kulit, itu disebut pustule. Akumulasi cairan nanah di dalam jaringan tertutup disebut abses.

Baca Juga  Cara Menghilangkan Bekas Luka Kulit

Mengapa nanah punya warna berbeda?

Warna nanah yang putih keputihan, kuning, kuning-coklat, dan kehijauan merupakan hasil akumulasi sel darah putih yang mati.

Namun, nanah terkadang bisa berwarna hijau karena beberapa sel darah putih menghasilkan protein antibakteri hijau yang disebut myeloperoxide. Bakteri penyebab tersebut adalah Pseudomonas aeruginosa menghasilkan pigmen hijau yang disebut pyocyanin.

Cairan kekuningan disebabkan infeksi yang disebabkan oleh P. aeruginosa sangat berbau busuk. Jika darah masuk ke daerah yang terkena, warna kekuningan atau kehijauan mungkin bisa menjadi kemerahan.

Baca Juga  Cara Menyembuhkan Luka Bernanah

Risiko infeksi yang memicu luka bernanah dapat meningkat akibat kondisi tertentu pada luka seperti berikut:

  • Benda asing tertancap pada luka sehingga menghambat proses penyembuhan, seperti tertancap potongan logam atau kaca.
  • Mengidap penyakit tertentu yang memperlambat penyembuhan luka, seperti penyakit paru-paru, diabetes, kanker, hati, dan ginjal.
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat defisiensi nutrisi, efek radiasi, dan penggunaan obat tertentu yang meningkatkan risiko mudah terkena suatu infeksi.
  • Trauma yang terjadi berulang kali terhadap luka yang sedang menyembuh sehingga risiko infeksi menjadi lebih besar dan proses penyembuhan terhambat.
  • Rendahnya pasokan aliran darah akibat kondisi tertentu, seperti penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, merokok, berpenyakit jantung.
Baca Juga  Cara Menyembuhkan Luka Bernanah

Luka bernanah ini umumnya terasa sakit, bengkak, dan hangat saat disentuh. Selain luka bernanah, infeksi juga dapat ditandai dengan demam, bengkak, aroma tidak sedap, pusing, hingga jantung berdetak cepat.

Sumber wikipedia

Sumber alodokter

Sumber hellosehat

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.